Belajar Javascript : Penempatan di File HTML

posted in: Tutorial Pemrograman | 0

Kode JavaScript fleksibilitas dapat dimasukan di mana saja dalam dokumen HTML. Namun cara yang paling disukai untuk menyertakan JavaScript dalam sebuah file HTML adalah sebagai berikut –

  • Script di <head> … </ head>.
  • Script di bagian <body> … </ body>.
  • Script di bagian <body> … </ body> dan <head> … </ head>.
  • Script dalam file eksternal dan kemudian dimasukan dalam <head> … </ head>.

Contoh script pada head


<html>

<head>

<script type="text/javascript">
<!--
function sayHello() {
alert("Hello World")
}
//-->
</script>

</head>

<body>
<input type="button" onclick="sayHello()" value="Say Hello" />
</body>

</html>

Contoh Skrip pada file lain (filename.js)


<html>

<head>
<script type="text/javascript" src="filename.js" ></script>
</head>

<body>
.......
</body>
</html>

Tipe Data JavaScript

False satu karakteristik yang paling mendasar dari bahasa pemrograman adalah pengaturan jenis data yang didukung. JavaScript memungkinkan Anda untuk bekerja dengan tiga tipe data primitif –

  • Angka, misalnya. 123, 120.50
  • String (teks) misalnya “Text ini string “
  • Boolean misalnya true atau false.

JavaScript juga mendefinisikan dua jenis data yang trivial, null dan undefined, yang masing-masing hanya mendefinisikan nilai tunggal.

Selain tipe-tipe data primitif, JavaScript mendukung tipe data komposit yang dikenal sebagai objek.

Variabel JavaScript

Variabel dideklarasikan dengan kata kunci var sebagai berikut.


<script type="text/javascript">
<!--
var money;
var name;
//-->
</script>

<script type="text/javascript">
<!--
var name = "Ali";
var money;
money = 2000.50;
//-->
</script>

JavaScript adalah bahasa untyped. Ini berarti bahwa variabel JavaScript dapat berisi nilai dari setiap jenis data.

Variabel Scope JavaScript

Ruang lingkup variabel adalah wilayah kerja variable tersebut dalam program yang didefinisikan. Variabel JavaScript hanya memiliki dua lingkup.

  • Variabel global – Sebuah variabel global memiliki lingkup global yang berarti dapat didefinisikan di mana saja di kode JavaScript Anda.
  • Variabel lokal – Sebuah variabel lokal hanya bisa dilihat dalam fungsi mana yang didefinisikan. Fungsi parameter selalu lokal untuk fungsi itu.

<html>
<body onload = checkscope();>
<script type = "text/javascript">
<!--
var myVar = "global"; // Declare a global variable
function checkscope( ) {
var myVar = "local"; // Declare a local variable
document.write(myVar);
}
//-->
</script>
</body>
</html>

Nama Variable JavaScript

Sementara penamaan variabel di JavaScript, menggunakan aturan berikut dalam pikiran.

  • Anda tidak boleh menggunakan reserved javascript keyword, sebagai nama variabel. Daftar keyword ada dalam table di bawah. Misalnya, break atau variable boolean.
  • Nama variabel javascript tidak boleh dimulai dengan angka (0-9). Mereka harus dimulai dengan huruf atau karakter garis bawah. Misalnya, 123test adalah nama variabel yang tidak valid tapi _123test adalah valid.
  • Nama variabel javascript adalah case-sensitive. Misalnya, Nama dan nama dua variabel yang berbeda.

JavaScript Reserved Words

abstract

boolean

break

byte

case

catch

char

class

const

continue

debugger

default

delete

do

double

else

enum

export

extends

false

final

finally

float

for

function

goto

if

implements

import

in

instanceof

int

interface

long

native

new

null

package

private

protected

public

return

short

static

super

switch

synchronized

this

throw

throws

transient

true

try

typeof

var

void

volatile

while

with

Leave a Reply