CMS WordPress

posted in: Tutorial Wordpress | 0

WordPress adalah Content Mangement System yang berbasis bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. WordPress, atau sering disebut WP, memiliki arsitektur dengan plugin sehingga bisa dikembangkan fungsinya, dan menggunakan sistem template , yang disebut theme, untuk tampilan. Menurut data per Januari 2015 ini, WordPress dipakai oleh 25% dari 10 juta situs web paling top di dunia. Worpress paling banyak digunakan sebagai blogging sistem di Internet, dengan total pemakai lebih dari 60 juta situs. Lisensi WP adalah GPLv2 dari Free Software Foundation.

Fitur pada WordPress:

  • WordPress memiliki bagian Front End dan Back End. Front End adalah bagian untuk dilihat oleh pengujung/pemakai situs. Sedang Back End, adalah bagian dimana Admin situs, atau disebut Web Master, melakukan kegiatan pengelolaan situs. Misalnya menambah dan mengupdate content/materi, menambah dan mengkonfigurasi plugin, mengupdate core WP, mengelola user, melakukan backup, dan lain-lain.
  • WordPress mendukung sistem Theme (template). Fitur ini membuat pemakai dapat mengganti tampilan dan mengubah fungsionalitas tanpa mengubah materi situs tersebut. Setiap theme wordpress harus dibuat dalam struktur tertentu, dengan kode-kode yang berbasis PHP, tag HTML, dan CSS. Themes di pasang melalui bagian Back End dari WordPress. Di Internet, terdapat banyak theme yang dapat didownload dan dipakai secara gratis. Sedang untuk desain yang lebih profesional, bisa membeli themes dari banyak situs yang tersebar di Internet.
  • WordPress memiliki arsitektur Plugin. Pemakai diizinkan untuk mengembangkan fungsionalitas WordPress. Saat ini sudah terdapat banyak sekali plugin untuk WP, sekitar 37000. Dengan plugin ini pengguna dapat melakukan ‘tailor-made’ fungsi dan fitur situs sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Contoh plugin misalnya toko online, banner, gallery, social media, Google Adsense, sharing, form, forum, dan lain masih banyak lagi yang lainnya.
  • WordPress mendukung Multi User dan Content Workflow. WP memiliki fasilitas untuk mengelola user dan merupkan platform yang multi-user. Fungsi multi-user ini berkaitan juga dengan sistem level yang dipakai pada workflow, dimana user tertentu dapat diberi hak akses sebagai author, editor, atau manager, dengan status pada post nya bisa berupa draft, review, atau publish.
  • Fitur-fitur lain pada Wordpess lainnya adalah: link management yang terintegrasi, search engine friendly, permalink struktur yang jelas, multi kategori untuk artikel, dan sitem tagging.

wordpress-tampilan-post-editor

Gambar 1. Tampilan Editor Post pada WordPress

Leave a Reply