Belajar PHP: Membuat Function

posted in: Tutorial Pemrograman | 0

Penggunaan PHP Function

Function adalah sebuah blok pernyataan yang dapat dipanggil ulang.

Function tidak akan dieksekusi ketika halaman sedang dimuat.

Sebuah function hanya akan dieksekusi dengan memanggil nama function tersebut

PHP memiliki banyak function PHP built-in.

Kita dapat membuat function kita sendiri.

Function yang kita buat sendiri, dapat merupakan gabungan antara function builtin dengan pernyataan yang kita buat sendiri.

Membuat function dalam php di mulai dengan mendeklarasikan kata “function”.

Nama fungsi dapat diawali dengan huruf atau garis bawah ( _ ).

Sintak

function functionName( argumen1, argumen2, … ) {
kode yang dieksekusi
}

Contoh

<?php
function tulis_pesan()
{
echo "Hello world!";
}
tulis_pesan (); // call the function
?>

 

Penjelasan

  • baris-2 adalah pernyataan untuk membuat fungsi tulis_pesan
  • eksekusi program loncat ke baris-6 karena fungsi tidak dipanggil saat program di load
  • baris-6 akan memanggil fungsi tulis_pesan
  • eksekusi program lanjut ke baris-3 sebagai awal fungsi sampai baris-5 penutup fungsi
  • eksekusi program kemudian selesai di baris-6

 

Argumen Function dalam PHP

Function dapat memiliki masukan untuk di proses di dalam function.

Sebuah argumen adalah variabel, yang menjadi input bagi function.

Argumen dimasukan dalam tanda kurung pada function.

Anda dapat menambahkan beberapa argumen dalam kurung tersebut dengan dipisahkan oleh koma (,).

Contoh function dengan satu argumen ($nama)

<?php
function marga($nama)
{
echo "$nama Susanto.<br>";
}

marga("Joni");
marga("Bambang");
marga("Judika");
marga("Dodi");
marga("Borge");
?>

 

Penjelasan

  • baris-2 mendeklarasikan fungsi dengan argumen $nama. program kemudian loncat ke baris-7
  • baris-7 memanggil fungsi marga, program loncat ke baris-3
  • baris-3 sampai baris-5 mengeksekusi isi fungsi, kemudian melanjutkan ke baris-8
  • baris-8 memanggil fungsi marga, dan seterusnya

Contoh berikut memiliki fungsi dengan dua argumen $nama dan $tahun


<?php
function marga($nama,$tahun) {
echo "$nama Susanto. Lahir di tahun $year <br>";
}
marga("Joni","1975");
marga("Bambang","1978");
marga("Judika","1983");
?>

Evaluasi

  1. Buatlah sebuah function untuk menghitung luas segitiga
  2. Carilah function built-in PHP yang berfungsi untuk mencari potongan kata dalam sebuah kalimat.
  3. Buatlah sebuah function untuk mengganti titik dalam sebuah teks menjadi koma, dengan memanfaatkan function built-in.

Argumen Default di PHP Function

Paramater default adalah nilai yang dimasukan secara otomatis jika argumen tidak diisi.

Contoh parameter default.

<?php
function set_tinggi($min_tinggi=160) {
echo "Tinggi badan: $min_tinggi <br>";
}

set_tinggi(350);
set_tinggi();
set_tinggi(135);
set_tinggi(80);
?>

 

Penjelasan

  • baris-2 akan membuat function memiliki nilai default untuk $min_tinggi=160
  • saat baris-7 dipanggil, ia akan secara default memasukan nilai 160 ke dalam $min_tinggi.
  • baris-6, 8, 9 akan menampilkan nilai tinggi sesuai argumennya masing-masing

 

PHP Function yang Mengembalikan Nilai

Function dapat mengembalikan/menghasilkan nilai.

Function menggunkaan pernyataan return dalam mengembalikan nilai.

Contoh

<?php
function jumlah($x,$y)
{
$z=$x+$y;
return $z;
}

echo "5 + 10 = " . jumlah(5,10) . "<br>";
echo "7 + 13 = " . jumlah(7,13) . "<br>";
echo "2 + 4 = " . jumlah(2,4);
?>

 

Penjelasan

  • baris-8 mengeksekusi fungsi jumlah, program kemudian loncat ke baris-2
  • program mengeksekusi baris-3 dan baris-4, dan hasil penjumlahan disimpan di variable $z
  • baris-5 akan mengembalikan program ke baris-8 sebagai pemanggil fungsi, sambil membawa nilai $z sebagai nilai kembalian untuk ditampilkan di baris ini

Leave a Reply