Menambah dan Mengelola Materi Post dan Page di WordPress – Bagian 1

posted in: Tutorial Wordpress | 0

Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, WordPress adalah sebuah aplikasi Content Management System, yaitu aplikasi yang memiliki fungsi utama untuk mengelola materi. Tentunya WordPress memiliki fitur-fitur yang lengkap untuk fungsi ini. WordPress juga merupakan sebuah blog engine.

Dalam WordPress, materi atau content dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Post dan Page. Berikut adalah karakteristik dari Post dan Page

  • Post, biasanya dipakai untuk menyimpan informasi yang diatur berurutan baik secara semantik atau kronologis. Misalnya informasi untuk berita, event, tutorial, dan tentu saja blog. Post mempunyai struktur yang diatur berdasarkan kategori dan tag, untuk memudahkan navigasi dan pencarian.
  • Page, digunakan untuk content yang bersifat statis dan berdiri sendiri (tidak kronologis). Misalnya Product and Service, About, Contact, dan seterusnya. Pada WordPress, page dapat di set menjadi Frontpage. Sebuah situs sederhana seperti company profile, biasanya terdiri dari beberapa Page saja.
  • Post dan Page dengan plugin khusus, dengan tambahan plugin maka sebuah post atau page dapat dipakai untuk fungsi lain, misalnya untuk membuat slideshow, form kontak, dan seterusnya.

 

Membuat dan Mengedit Materi/Content

Untuk mulai membuat Post, langsung saja pilih menu Posts dan Add New. Untuk Page juga sama, pilih Pages kemudian Add New.

wordpress-post-new-membuat-post-baru

WordPress Editor memiliki 2 jenis editor, yaitu editor Visual dan Text. Bagi pemakai yang belum terbiasa dengan kode HTML, sebaiknya bekerja di editor Visual. Sedangkan yang telah memahami HTML, dapat menggunakan keduanya ununtuk mendapatkan tampilan web yang lebih sesuai dengan yang diinginkan.

Bagi yang sudah terbiasa kerja dengan Editor seperti Microsoft Word, tentu sudah familiar dengan icon-icon pada Editor WordPress berikut ini.

wordpress-editor-new-post-artikel-baru

 

Beberapa Catatan Penting Tentang Menulis Content

  1. Jika butuh menambahkan heading di Post atau Page, sebaiknya dimulai dari H2 karena secara heading H1 biasanya sudah dipakai menjadi Title oleh Theme.
  2. Gunakan italic dan bold sesuai kebutuhan, jangan dipakai untuk menggantikan heading. Italic dan Bold mempunyai peran yang penting juga dilihat dari segi SEO.
  3. Setiap Theme akan menampilkan format teks dalam model yang berbeda-beda. Bahkan yang menampilkan H2 lebih kecil dari H3. Perlu mencoba-coba sampai Anda mendapatkan format yang diinginkan atau huruf yang sesuai. Bahkan mungkin mengganti Theme.
  4. Ada dapat juga mengganti setelan Theme untuk beberapa format atau lokasi, kami akan membahasnya dalam beberapa artikel lain.
  5. Tampilan link dan hover (perubahan style ketika pointer mouse diarahkan ke situ) tergantung pada Theme yang dipakai.

Isi content sebaiknya bersift Search Engine Friendly, materi ini akan dibahas dalam beberapa artikel ke depan.

(Bersambung)

 

Leave a Reply