Belajar WordPress: Mengatur Tampilan

posted in: Tutorial Pemrograman | 0

Ada tiga komponen dalam WordPress untuk mengatur tampilan, yaitu: Themes, Widgets, dan Menus.

Themes

Theme adalah modul yang bertanggung jawab pada tampilan situs secara keseluruhan. Theme dapat diganti, ditambah, dan dikonfigurasi. Terdapat banyak perusahaan/personal yang menyediakan theme, baik yang gratis maupun berbayar (versi pro).

  • Untuk menambah Theme baru, pilih menu Appearance => Themes.
  • Klik Add Newkursus web modul wordpress- add new theme
  • Anda dapat memilih dari theme yang tersedia. Di bagian atas, terdapat Tab untuk memilih klasifikasi Theme: Featured, Popular, Latest, Favorites, dan Feature Filter.
  • Arahkan mouse ke pilihan Theme, kemudian klik Install
  • Setelah proses instalasi berhasil, klik Activate.kursus web modul wordpress- activate theme

Pengaturan Theme

Setelah berhasil menginstall dan mengaktifkan Theme, berikutnya adalah mengatur tampilan agar sesuai dengan keiginan kita. Menu konfigurasi ini berbeda-beda antara satu Theme dengan yang lainnya. Untuk masuk ke menu konfigurasi Theme, klik Appearance => Customize

kursus web modul wordpress- pengaturan theme apperance

Berikut adalah contoh Customizer dari Theme  Modulus.

kursus web modul wordpress- contoh customizer dari theme modulus

  • Site Identity:Setting Title dan Tagline
  • Colors: Warna Background
  • Background Image: Gambar untuk latar belakang situs
  • Menus: Sama dengan menu Menus dari Dashboard.
  • Widget: Sama dengan menu Widgets dari Dashboard.
  • Static Frontpage: memilih Post/Page untuk Frontpage

 

kursus web modul wordpress- contoh customizer dari theme modulus-

  • General: Opsi Breadcrumb dan layout
  • Header: Setting Logo, opsi tamplkan Tagline, dll.
  • Change Color Options: Setting warna untuk warna utama, navigasi.
  • Footer: Opsi untuk mengaktifkan Footer Widget Area
  • Home: Setting untuk Slider dan Service
  • Blog: Setting terkait fitur Blog
  • Social Sharing Box: mengaktifkan Social Sharing Icon.

Menus

Menu adalah navigasi situs web. Sistem menu pada WordPress sangat fleksible. WordPress bisa memiliki banyak menu sekaligus dan masing-masing itemnya dapat buat sesuai kebutuhan. Lokasi dan jumlah menu pada WordPress bergantung pada theme yang dipilih.

  • Untuk membuat Menu, pilih menu Appearance => Menus
  • Anda akan masuk halaman untuk membuat Menu.
  • Masukan Menu Name, misanya: Main Menu (Pilihlah nama menu yang deskriptif, misalnya: Main Menu, Top Menu, Footer Menu, dan seterusnya). Kemudian klik Create Menu.

kursus web modul wordpress- create menu

  • Kemudian tambahkan Item Menu dari kolom sebelah kiri. Bisa berupa link ke Pages, Posts, Custom Links, atau Categori.¬† Caranya, klik check-box didepan item, kemudian klik Add to Menu

kursus web modul wordpress- add to menu

 

  • Setelah memasukan Item, kemudian klik Save Menu
  • Berikutnya adalah memasang Menu di lokasi Theme. Jumlah Menu yang tersedia, tergantung pada Theme yang dipakai.

kursus web modul wordpress- memasang menu di lokasi theme

 

Widgets

Widgets adalah bagian dari halaman situs yang mempunyai fungsi khusus. Contoh Widget adalah Banner, Kalender, Last Post, Visitor Counter, dan lain sebagainya. Widget dalam WordPress sangat beragam jenisnya, dan dapat ditambah atau dikurangi sesuai keperluan. Menambah jenis Widget  dilakukan dengan menginstall Plugin. Lokasi Widget bergantung pada theme yang dipilih.

Untuk masuk ke halaman pengelolaan Widget dapat dilakukan dengan 2 cara, melalui menu Appearance => Widgets, atau Appearance => Customize => Widget.

kursus web modul wordpress- widget

Lokasi yang

telah disiapkan oleh Themes
Jenis Widget
Yang bisa digunakan
Untuk memasang Widget yang tersedia, Drag dari sisi Jenis Widget ke Lokasi yang Tersedia.

Berikut adalah contoh untuk memasang Widget Search ke lokasi Sidebar.

kursus web modul wordpress- memasang widget
Setiap Widget mempunya cara setting yang berbeda-beda. Berikut adalah Widget Recent Post dan Category

kursus web modul wordpress- widget recentpost dan kategori

Plugins

Plugin adalah komponen untuk menambah fungsi baru di WordPress. Dengan Plugin, maka WordPress dapat dikembangkan untuk berbagai jenis situs dan keperluan. Di WordPress .org saat ini telah terdaftar lebih dari 43000 plugin.

Beberapa contoh plugin yang populer adalah:

  • WordPress SEO, digunakan untuk mengoptimalkan SEO situs. Seperti menambahkan title, description, melakukan analisa halaman, membuat sitemap, dan lain-lailn.
  • Backup Buddy, digunakan untuk membackup situs.
  • W3 Total Cache, agar situs bisa diakses dengan cepat.
  • Contact 7 Form, untuk membuat form kontak.
  • Soliloquy, untuk membuat slider.
  • WP Mail SMTP, untuk membuat sistem email default mengakses email server dengan SMTP (bukan default PHP).

Setiap Plugin mempunyai cara setting yang berbeda-beda. Anda dapat membaca manual dari masing-masing pembuat Plugin.

 

Leave a Reply