Belajar PHP: Sintak

posted in: Tutorial Pemrograman | 0

Sebuah script PHP dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.

Sebuah script PHP dimulai dengan  <?php  dan diakhiri dengan ?>

<?php
// Kode php di sini
?>

Ekstensi file default untuk file PHP adalah “.php”.

Sebuah file PHP secara normal berisi tag HTML, dan beberapa kode script PHP.

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>Pelajar Pertama PHP</h1>
<?php
echo "Hello World!";
?>
</body>
</html>

Penjelasan

  • Secara keseluruhan, contoh tersebut adalah dokumen HTML.
  • Kode PHP disisipkan pada baris-6 sampai baris-7
  • Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan tanda titik koma (;)

Komentar dalam PHP

“Komentar” adalah kode program  yang tidak eksekusi. Tujuan komentar adalah untuk dibaca oleh orang yang mengedit kode.

Manfaat komentar:

  • Komentar dapat menjadi pengingat bagi programmer mengenai apa yang mereka buat, jika suatu saat harus kembali ke pekerjaan tersebut.
  • Membuat orang lain memahami apa yang telah dilakukan

PHP mendukung tiga cara berkomentar :

<?php
// This is a single line comment
# This is also a single line comment

/*
This is a multiple lines comment block
that spans over more than
one line
*/

?>

PHP adalah Bahasa yang Case Sensitivif

PHP merupakan bahasa pemrograman yang Case Sensitif, artinya ia membedakan penggunaan huruf kecil dan besar dalam kode program.

contoh :

<?php
$warna="biru";
echo "Motor saya " . $warna . "<br>";
echo "Motor saya " . $WARNA . "<br>";
echo "Motor saya " . $warNA . "<br>";
?>

Penjelasan

  • Pada kode diatas, PHP akan membedakan antara variable $warna, $WARNA, dan $warNA, karena penggunaan huruf besar dan kecil.
  • Variable yang dipakai hanya $warna. Sedangkan $WARNA dan $warNA akan menyebabkan error karena tidak pernah di deklarasikan sebelumnya.

Leave a Reply